Jumat, 22 Oktober 2010

Tunggu aku di Perpustakaan itu

Seorang anak muda bernama samaran Anto, punya kebiasaan "gila". Bayangkan, Dia hanya menghabiskan waktu di Perpustakaan. Ia masuk ke Perpustakaan jam sembilan pagi lalu suntuk membaca buku dan baru keluar perpustakaan jam sembilan malam. Kehadirannya setiap hari membuat penjaga perpustakaan merasa "kesal" karena harus menunggui anak muda itu selesai membaca. Pantas saja pemikiran besar dan berpengaruh lahir dari kepalanya. Hampir semua pemikir dan penulis punya kecintaan besar terhadap buku. Bukan sekedar mengoleksi, tetapi juga membaca dan mengkaji secara mendalam. Perpustakaan dan buku menjadi harta paling berharga. Dapat digambarkan bahwa kalau dilihat dari materi keluarga anak muda ini adalah miskin. Tetapi ia punya harta pengetahuan dan punya wawasan yang luas. 
Oleh karena itu Buku dan perpustakaan menjadi ikon penting berbagai daerah yang telah menjadi pusat persebaran ilmu pengetahuan. Bagaimana dengan kita sendiri? apakah kita hanya berdiam diri? Mari kita ikuti tulisan ini yang selanjutnya.

1 komentar:

  1. salam kenal bu,

    saya ingin bertanya beberapa pertanyaan ttng perpustakaan.
    jikalau ibu berkenan, bolehkah saya mengetahui email ibu?

    BalasHapus